15 Kesalahan Investasi Saham yang Harus Anda Hindari

1.  Hanya Fokus Satu Saham 
Investasilah 3 atau 5 saham
ibarat kita punya toko hanya jual satu jenis produk misalkan madu, disaat harga madu naik banyak dan orang beralih multivitamin dengan harga yang jauh lebih murah kita kehilangan kesempatan mendapatkan keuntungan dari permintaan konsumen.
contoh lain saya sangat suka dengan saham perbankan seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI karena mudah dibaca pergerakanya tapi saat wabah corona covid-19 terjadi saham perbankan paling banyak yang turun lebih dari 50% dan kembali keharga normal sangat lambat ketimbang saham ritel seperti saham INDOFOOD INDF.
2. Tidak Paham Sisi Fundamental
bahasa sederhananya kita beli makanan di warung makan asal asalan yang penting dapat makan dan akhirnya rasa masakanya gak enak jadi nyesel buang uang untuk makan.
beda kalau kita pilih  warung makan tempatnya bersih, ramai, pilihan banyak, murah, pengalaman 20th bukan warung makan, pesanan dimana-mana semua info kita kumpulkan informasi dulu selanjutnya kita pilih warung makan yang akan kita kunjungi.
begitu juga pilih saham kita harus kumpulkan informasi apakah produk atau jasanya digunakan banyak orang contoh mudah bank BCA, BRI, BMRI, BNI nasabahnya seluruh indonesia dan setiap tahun membagikan laba ke investornya, apalagi grafik selalu meningkat setiap tahun.
kalau kita bandingkan dengan BANK BBBB yang masih baru belum teruji menghadapi krisis terparah yang belum tentu bank itu exis tahun depan.
3. Mudah Putus Asa
disaat harga turun jangan putus asa untuk segera menjual rugi atau cut loss tapi lihat dlu kalau saham dengan fundamental bagus pasti mantul naik keatas atau terjadi profit.
4. Terjebak Saham Murah, Padahal Tidak Potensial
jangan pilih dengan saham murah bahaya bisa nyangkut, saya pernah seperti itu, fokus saham saham yang market cap/kapitalisasi pasarnya besar pilih 10 teratas.
5. Takut Membeli Saham Saat Pasar Turun
lah ini yang harus kita latih saat saham turun munculkan mental untuk membeli sedikit sedikit dari modal yang ingin kita gunakan.
6. Terjebak Transaksi Jangka Pendek yang Berisiko
ini hati-hati ya…kalau beli harga di puncak pasti nyangkut, terus kita gak bisa trading lagi kecuali di cut loss jual rugi.
7. Tidak Peduli Portofolio
kita wajib peduli kalau ingin untung kalau simplenya urutkan saham yang market capnya besar.
8. Mudah Terbawa Situasi Panik
selama memilih saham banyakin tarik nafas ya…
9. Terlalu Takut Rugi
buat manajemen harga beli, harga jual, waktu beli, waktu jual, dan modal saham insya allah minim rugi.
10. Salah Masuk Pasar
la ini kita perlu tau kapan masuk pasar? masuk pasar saat ekonomi buruk jangan saat baik…
11. Salah Mengikuti Tips Saham
12. Tidak yakin dengan saham yang fundamental baik
13. Kaku pasang target
14. Banyak baca analisa ekonomi
15. Tidak selalu Berdoa saat membeli saham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *